Ikhtisar

Pentingnya Memvalidasi Berita Agar Terhindar Dari Hoax

Kemudahan akses untuk membagikan informasi di dunia maya turut membawa dampak negatif. Salah satunya semakin mudah pula berita hoax untuk menyebar. Mirisnya, tak sedikit netizen yang membaca kemudian mempercayai begitu saja tanpa mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu. Terutama jika berita tersebut viral. 

Padahal, berita viral juga belum tentu benar. Lalu, bagaimana cara mengecek mana berita hoax dan yang asli? Berikut beberapa langkahnya yang dipaparkan oleh Ketua Masyarakat Indonesia Anti Hoax, Septiaji Eko Nugroho, dikutip dari situs Kominfo.

  1. Hati-hati dengan judul provokatif
  2. Cermati alamat situs
  3. Cek foto
  4. Cek keaslian foto
  5. Ikut grup diskusi anti hoax

Selain dengan langkah-langkah di atas, Anda juga bisa mengecek kebenaran suatu berita apakah hoax atau bukan, melalui beberapa situs antara lain, snopes.com, cekfakta.com, dan stophoax.id

Fakta-fakta Menarik Tentang Kelebihan Media Sosial

Dilansir Oberlo, data statistik terbaru menunjukkan, ada 3,78 miliar pengguna media sosial di seluruh dunia pada tahun 2021. Jumlah tersebut setara dengan 48 persen dari populasi dunia saat ini. Bahkan, jumlah itu diprediksi akan terus bertambah selama beberapa tahun ke depan. 

Sedangkan di Indonesia sendiri, We Are Social dan Hootsuite mengungkap, dari total 274,9 juta penduduk di Indonesia, 170 juta di antaranya telah menggunakan media sosial pada Januari 2021. Hal itu berarti, lebih dari separuh penduduk Indonesia telah menggunakan media sosial. 

Media sosial bisa memberikan dampak positif dan negatif bagi penggunanya, tergantung bagaimana Anda memanfaatkannya. Berikut beberapa fakta menarik tentang kelebihan media sosial. 

  1. Mempermudah interaksi sosial
  2. Sebagai media penghiburan 
  3. Mendapatkan informasi 
  4. Menggali kreativitas 
  5. Mencari uang
  6. Membentuk komunitas 
  7. Dapat mendiagnosis depresi
  8. Meningkatkan kesejahteraan jiwa

Langkah Tepat saat Menemukan Berita Hoax di Internet 

Pada umumnya, informasi hoax memiliki beberapa ciri yang bisa kita kenali, berikut beberapa di antaranya, dikutip dari buku Antisipasi Hoaks yang diterbitkan Kominfo. 

  1. Diawali dengan kata-kata sugestif dan heboh
  2. Kerap mencatut nama-nama tokoh atau lembaga-lembaga terkenal. 
  3. Terdengar tidak masuk akal, sehingga kerap disertai dengan hasil penelitian palsu. 
  4. Tidak muncul di media-media arus utama, biasanya hanya beredar melalui pesan singkat atau situs yang tidak jelas kepemilikannya. 
  5. Biasanya disertai dengan penulisan huruf kapital dan tanda seru. 

Selain itu, terdapat beberapa cara singkat untuk mengidentifikasi apakah suatu informasi itu tergolong hoax atau bukan. Berikut di antaranya. 

  1. Periksa alamat URL atau website apakah kredibel atau tidak. 
  2. Periksa halaman tentang situs website yang menampilkan informasi tersebut. 
  3. Periksa apakah ada kalimat yang menyuruh pembaca untuk membagikan pesan tersebut. 
  4. Cross check cari di Google tema berita spesifik yang ingin dicek. 
  5. Cek kebenaran gambarnya di Google Image. 

Menemukan berita hoax, apa yang harus dilakukan? 

Jika Anda mendapati berita hoax, terutama yang sudah masuk dalam taraf yang membahayakan, tidak ada salahnya untuk melaporkannya. Jika Anda menemukannya di media sosial, biasanya masing-masing platform sudah memiliki fitur Report untuk konten atau komentar yang diketahui melanggar. 

Cara bedakan situs asli dan palsu

  1. Periksa URL
  2. Lihat HTTPS
  3. Percayakan pada perangkat lunak pilihan
  4. Baca sebelum berinteraksi di situs yang Anda kunjungi
  5. Periksa iklan di situs.
Artikel Sebelumnya