Edukasi

Modus Penipuan Online dengan Upload Foto Selfie dan Kartu ID, Ini Cirinya

Pernah gak sih, kamu melakukan registrasi sebuah layanan online, sebagai proses konfirmasi kamu diminta mengunggah foto selfie dan nomor KTP kamu? Kalau pernah, sebaiknya kamu waspada.

Sebenarnya, cara ini efektif dan memudahkan kamu untuk membuktikan identitas diri. Tapi masalahnya, tidak hanya layanan bereputasi baik yang menggunakan metode unggah swafoto dan menggunakan KTP ini, tetapi juga para penjahat online yang menggunakan teknik phising.

Kalau kamu bingung dan tidak tahu ciri-ciri penipuan online dengan modus ini. Berikut beberapa ciri penipuan online yang meminta kamu mengunggah foto selfie dan nomor KTP, seperti dilansir dari Kaspersky.

Error dan kesalahan ketik

Email dan formulir entri data pada aksi phising biasanya enggak akan tertulis dengan baik. Situs web resmi dan email organisasi besar, sudah pasti terhindar dari kesalahan tata bahasa dan kesalahan ketik.

Alamat email pengirim mencurigakan

Pesan penipuan biasanya datang dari alamat yang terdaftar pada layanan email gratis atau milik perusahaan, tanpa afiliasi apapun dengan yang disebutkan dalam email.

Nama domain gak sesuai

Walaupun alamat email pengirim sudah terlihat benar, situs yang memberikan formulir phising biasanya berlokasi pada domain yang tidak terkait dan mencurigakan.

Batas waktu sangat cepat

Penipu biasanya akan mencantumkan kalau tautan bakal kadaluwarsa dalam 24 jam. Cara ini sering digunakan, karena rasa urgensi akan menyebabkan banyak orang bertindak tanpa berpikir.

Kembali minta informasi yang sudah diberikan

Kamu wajib berhati-hati, kalau sebagian informasi yang sudah kamu berikan, seperti alamat email atau nomor telepon, diminta kembali, padahal kamu sudah mencantumkannya saat registrasi.

Menuntut

Jika ini modus penipuan, biasanya mereka hanya memiliki satu tombol, seolah-olah hanya mengharuskan kamu dan tidak ada pilihan lain selain mengunggah foto selfie.

Jika kamu teliti, penipuan online sebenarnya dapat dikenali dengan jelas. Hampir semua dugaan email phising dan situs selalu punya banyak elemen mencurigakan, seperti di atas. Tetap waspada ya gengs! Biasakan, Nguliks dulu, baru nge-Kliks.

Artikel Sebelumnya