Tingkat Menengah

Membangun Personal Branding Melalui Media Digital

Istilah personal branding pasti sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Tapi, apakah Anda tahu persis apa artinya? 

Ya, personal branding adalah proses memasarkan diri dan karier melalui suatu citra yang dibentuk untuk khalayak umum. Citra ini kemudian dapat dipresentasikan lewat berbagai jalur, antara lain, media sosial, blog, situs web pribadi, hingga perilaku di depan umum. 

Sementara itu, Dr. Sean Gresh, salah satu mahasiswa di program Master of Science Fakultas Komunikasi Korporat dan Organisasi di Northeastern University, menyimpulkan personal branding sebagai kisah seseorang.

Kisah tersebut dapat memainkan peran penting dalam membangun atau meningkatkan karier Anda. Faktanya, 85 persen manager perekrutan melaporkan, personal branding turut memengaruhi keputusan mereka dalam merekrut pegawai.


Manfaat Personal Branding

Banyak hal yang bisa didapatkan jika branding yang Anda bangun semakin kuat. Berikut beberapa manfaat yang didapat jika personal branding dikelola dengan baik. 

Dipercaya orang lain

Jika banyak dikenal orang, peluang untuk dipercaya oleh orang lain juga akan semakin besar. Selain itu, personal branding yang kuat juga akan membantu Anda memperoleh kredibilitas, relasi dan kesempatan baru, serta lebih dikenal secara personal dan profesional. 

Meyakinkan orang lain

Personal branding juga akan membantu meyakinkan orang lain bahwa Anda adalah yang terbaik di bidang yang Anda geluti, sehingga cocok bagi Anda yang sedang mencari kerja. 

Membantu mendapatkan pekerjaan

Saat melamar pekerjaan dan Anda memiliki citra diri yang kuat, maka peluang untuk diterima kerja juga tinggi, karena HRD menemukan jejak digital Anda karena adanya personal branding. 

Banyak orang yang mengikuti Anda

Jika Anda konsisten membangun branding yang melekat pada diri Anda dengan menceritakan kisah dan membagikan potongan kepribadian Anda di media sosial, hal itu akan membuat banyak orang jadi aktif terlibat, mengikuti, dan berbagi konten yang Anda buat. 


Cara Membangun Personal Branding

Nah, jika Anda ingin membangun atau menciptakan personal branding yang lebih positif, berikut beberapa cara yang bisa diterapkan. 

Tulis data diri secara menarik dan jelas

Deskripsikan diri Anda dengan cara yang menarik di profil media sosial Anda. Cantumkan juga personal interest Anda di sana. Hal ini bertujuan agar orang lain bisa mengetahui apa yang Anda sukai dan minati. Jika memiliki akun LinkedIn, jangan lupa untuk mencantumkan keahlian serta kemampuan Anda. 

Gunakan media sosial untuk memperluas jaringan

Di media sosial Anda bisa saling membagi atau berkolaborasi menciptakan ide, mendapatkan rekan bisnis, membangun komunitas dan masih banyak lagi. Jaringan pertemanan yang luas akan sangat membantu Anda, baik mengenai pekerjaan atau pun bisnis. 

Membuat konten yang berkualitas dan bermanfaat

Jika ingin membangun personal branding yang positif, unggahlah hal-hal yang positif juga di media sosial. Cobalah untuk menulis atau membagikan konten-konten yang layak untuk dibaca, menarik, berkualitas, tidak mengandung SARA, pornografi, dan lain-lain. 

Beretika yang baik di dunia maya

Sama seperti di dunia nyata, ketika berinteraksi di dunia maya, Anda harus memiliki etika yang sama. Cobalah untuk bersikap santun saat menyapa, bahkan ketika berdebat sekali pun. Jangan lupa untuk tetap menghormati siapa pun yang sedang berkomunikasi dengan Anda. Dengan sikap positif ini, akan membuat orang lain menjadi percaya pada Anda. 

Manfaatkan media sosial sesuai fungsi

Sekarang ini, media sosial banyak sekali jenisnya. Namun, masing-masing media sosial harusnya dibedakan berdasarkan karakteristik dan bagaimana Anda memaksimalkan penggunaannya. 

Misalnya karakteristik Twitter dan LinkedIn tentu saja berbeda. Jika bermain di Twitter, Anda bisa sedikit lebih santai. Namun di LinkedIn, personal branding Anda harus diubah sebagai seseorang yang serius dan profesional. 

Selain itu, dari segi pemasangan foto profil di LinkedIn, sebaiknya unggah foto formal. Lain halnya di Twitter, Anda bisa tampil dengan foto yang lebih santai. Intinya, harus pandai dalam mempelajari ciri khas followers atau audiens dari media sosial yang Anda gunakan untuk membangun personal branding yang positif.


Artikel Sebelumnya