Tingkat Dasar

Memahami Cara Mudah Mengidentifikasi Perundungan

Bullying atau perundungan merupakan perilaku agresif yang tidak diinginkan di antara anak-anak, biasanya pada usia sekolah, yang melibatkan ketidakseimbangan kekuatan antara pelaku dan korban. 

Sementara online bullying adalah bullying yang dilakukan dengan menggunakan teknologi digital. Hal ini bisa terjadi di media sosial, platform chatting, platform bermain game, dan ponsel. 

Bullying sendiri biasanya sering terjadi di lingkungan anak-anak. Ditambah lagi, menurut Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), komitmen perlindungan terhadap anak masih rendah di Indonesia. Hal ini tentu berpotensi korban bullying semakin tidak terlindungi. 


Cara bedakan online bullying dengan lelucon atau bercanda

Sesama teman biasanya kerap bercanda atau melempar lelucon satu sama lain. Jadi, terkadang sulit untuk membedakan apakah orang tersebut hanya bercanda atau benar-benar ingin menyakiti kita, terutama di dunia maya. 

Nah, kadang-kadang, mereka akan menertawakan dengan mengatakan 'cuma bercanda kok' atau 'jangan dianggap serius dong'. Jika kamu baik-baik saja atau tidak merasa tersinggung kamu bisa mengabaikannya. 

Namun, jika kamu merasa terluka atau berpikir sepertinya mereka menertawakanmu, maka lelucon atau bercandaannya mungkin sudah terlalu jauh. Jika itu terus berlanjut, bahkan setelah kamu meminta orang itu berhenti dan kamu masih saja merasa kesal, maka ini bisa disebut sebagai bullying. 

Ketika bullying terjadi secara online atau di dunia maya, ini dapat menarik perhatian yang tidak diinginkan dari netizen lain, termasuk yang tidak kamu kenal. Di mana pun itu terjadi, jika kamu merasa tidak nyaman dengan hal tersebut, kamu harus membela diri. 

Katakan saja apa yang kamu inginkan. Jika kamu merasa tidak nyaman dan pelaku bullying tetap tidak berhenti, maka ada baiknya kamu mencari bantuan. Menghentikan online bullying bukan hanya mengungkap siapa pelakunya, tapi juga menekankan bahwa semua orang berhak untuk dihormati, baik di dunia maya maupun dunia nyata. 


Cara yang biasa digunakan untuk melakukan online bullying 

Online bullying merupakan perilaku berulang yang ditujukan untuk menakuti, membuat marah, atau mempermalukan mereka yang menjadi sasaran. Agar kamu lebih waspada, berikut beberapa cara yang biasa digunakan orang untuk melakukan online bullying. 

Menyebarkan kebohongan

Si pelaku menyebarkan kebohongan tentang kamu atau mengunggah foto memalukan kamu di media sosial. 

Mengirim pesan ancaman

Mengirim pesan ancaman yang menyakitkan melalui chat, menulis kata-kata menyakitkan di kolom komentar media sosial, atau memosting sesuatu yang memalukan atau menyakitkan tentang kamu. 

Membajak akun media sosial 

Hal ini dilakukan dengan meniru atau mengatasnamakan kamu. Misalnya dengan menggunakan akun palsu atau masuk melalui akun kamu, lalu mengirim pesan jahat kepada orang lain atas nama kamu. 

Online bullying akan meninggalkan jejak digital baik dalam bentuk video, rekaman atau tulisan yang akan berguna sebagai bukti untuk membantu kamu menghentikan perilaku salah ini. Jadi, jangan ragu untuk bertindak jika kamu merasa di-bully.

Artikel Sebelumnya