Tingkat Menengah

Langkah-Langkah Melaporkan Kasus Perundungan yang Ditemukan

Perundungan atau bullying bisa terjadi di mana saja, termasuk di media sosial, platform chatting, platform bermain game, dan ponsel. Bullying tidak dapat dianggap remeh, karena dampaknya bisa bertahan lama dan mempengaruhi seseorang dalam banyak cara. 

Seseorang yang mengalami bullying, akan terpengaruh secara mental, emosional dan fisik. Dalam kasus ekstrem, bullying bahkan dapat menyebabkan seseorang mengakhiri nyawanya sendiri. 

Bullying memang dapat mempengaruhi kita dengan berbagai cara, tapi bukan berarti masalah ini tidak dapat diatasi. Lalu, apa yang harus dilakukan ketika terjadi bullying? 

Mencari bantuan 

Jika Anda merasa di-bully, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencari bantuan dari seseorang yang Anda percaya, seperti orang tua, anggota keluarga terdekat, guru, atau orang dewasa terpercaya lainnya. 

Hubungi Telepon Pelayanan Sosial Anak (TepSA) 

Jika Anda merasa tidak nyaman berbicara dengan seseorang yang Anda kenal, hubungi TepSA di nomor telepon 1500 771. Atau, nomor handphone/WhatsApp di 081238888002. Di nomor telepon tersebut, Anda bisa mengobrol dengan konselor profesional yang ramah. 

Blokir akun pelaku

Jika bullying terjadi di media sosial, Anda bisa memblokir akun pelaku dan melaporkan perilaku mereka di media sosial tersebut. Sebab, media sosial juga berkewajiban menjaga keamanan penggunanya. 

Simpan bukti 

Mengumpulkan dan menyimpan bukti-bukti, dapat membantu Anda untuk menunjukkan apa yang telah terjadi. Misalnya pesan dalam chatting atau media sosial yang bernada bullying, bisa Anda screenshot. 

Laporkan

Agar bullying berhenti, kuncinya adalah perlu diidentifikasi dan dilaporkan lebih lanjut. Hal ini juga dapat menunjukkan kepada pelaku bullying bahwa tindakan mereka tidak dapat diterima.

Jika Anda berada dalam keadaan bahaya saat itu juga, Anda harus menghubungi polisi atau layanan darurat, seperti berikut:

- Ambulans: 118 atau 119

- Polisi: 110

- Pemadam Kebakaran: 113 atau 1131

- Badan Search and Rescue Nasional (BASARNAS): 115

Bullying di media sosial

Jika Anda di-bully secara online, Anda juga harus membicarakannya dengan orang tua, guru, atau seseorang yang Anda percaya, karena Anda punya hak untuk merasa aman. 

Facebook atau Instagram

Melaporkan bullying di Facebook atau Instagram tergolong mudah. Anda dapat mengirim laporan (secara anonim) mengenai postingan, komentar, atau story yang tidak menyenangkan. 

Facebook maupun Instagram memiliki tim yang selalu melihat laporan-laporan ini selama 24 jam di seluruh dunia dalam lebih dari 50 bahasa. Dan postingan apa pun yang bersikap kasar, mengganggu, atau mem-bully akan segera dihapus. Laporan-laporan ini selalu anonim atau tidak diperlihatkan siapa yang melapor. 

Di Facebook terdapat fitur panduan yang dapat mengarahkan Anda untuk melalui proses penanganan bullying, atau apa yang harus dilakukan jika Anda melihat seseorang di-bully. 

Sedangkan di Instagram, ada Panduan Orang Tua yang memberikan rekomendasi untuk orang tua, wali, dan orang dewasa terpercaya tentang cara menyikapi cyberbullying, dan sebuah central hub di mana Anda bisa mempelajari tentang perangkat keamanan Instagram.

Twitter 

Di Twitter Anda bisa melaporkan melalui halaman Pusat Bantuan atau mengklik pilihan 'Laporkan Tweet' pada Tweet seseorang.

Jika perundungan terjadi pada teman

Menurut UNICEF, siapa pun dapat menjadi korban cyberbullying (bullying di dunia maya). Jika bullying menimpa teman Anda, cobalah untuk menawarkan dukungan atau bantuan.

Penting untuk mendengarkan teman Anda. Mengapa dia tidak mau melaporkan kasus itu? Bagaimana perasaan dia? Beritahu dia bahwa tidak perlu melaporkan secara formal kepada pihak tertentu, tetapi penting untuk berbicara dengan seseorang yang mungkin bisa membantu. 

Ingat, teman Anda mungkin sedang merasa rapuh. Berbaik hatilah kepadanya. Bantu dia memikirkan apa yang harus dikatakan dan kepada siapa. Tawarkan untuk pergi bersama jika mereka memutuskan untuk melapor. Yang paling penting, ingatkan dia bahwa Anda ada untuknya dan ingin membantu.

Jika teman Anda masih tidak ingin melaporkan kejadian tersebut, maka dukung dia dalam menemukan orang dewasa terpercaya yang dapat membantu mengatasi situasinya. Ingatlah bahwa dalam situasi tertentu dampak dari bullying dapat mengancam nyawa.

Jika Anda hanya diam dan tidak melakukan apa pun, maka teman Anda akan merasa semakin tidak dipedulikan. Kata-kata dari Anda dapat berpengaruh pada perasaannya.


Artikel Sebelumnya