Tingkat Lanjut

Etika Dasar dalam Ruang Siber

Saat ini masyarakat lebih banyak menggunakan internet dalam berkomunikasi, seperti menggunakan e-mail dan media sosial, yang dianggap lebih efektif dan efisien. 

Kini, kita berkomunikasi di dunia maya sama seperti berkomunikasi di dunia nyata. Informasi yang didapatkan pun semakin terbuka baik konten positif maupun negatif.

Pengaruh konten negatif sudah sering diberitakan di berbagai media, berupa pemuatan gambar porno, perjudian, penipuan, pelecehan, pencemaran nama baik dan berita bohong. 

Selain itu, penggunaan media sosial juga memiliki dampak negatif, salah satunya adalah cyberbullying yang biasanya menimpa anak-anak dan sesama remaja. Bahkan kejahatan dunia maya yang dikenal sebagai cybercrime sudah sampai pada peretasan situs-situs penting dalam negeri.

Untuk menghindari kejahatan di dunia maya, selalu ditekankan etika dan prinsip dasar yang harus diketahui dalam menggunakan internet. Etika dan prinsip dasar di dunia nyata berlaku pula di dunia maya atau ruang siber. 

Penggunaan internet secara sehat dan aman perlu ditanamkan sejak dini melalui pembelajaran etika berinternet secara sehat (cyber ethics). Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari kebiasaan jelek di dunia nyata akan terbawa di dunia maya dan menimbulkan kembali efek negatif di dunia nyata.

Nah, agar internet menjadi tempat yang aman bagi kita semua, berikut beberapa etika dan prinsip dasar yang perlu Anda terapkan, sebelum menjelajah ruang siber dan sosial media. 

Pikirkan dulu sebelum menerima permintaan teman

Cek dulu profil orang yang mengirimkan permintaan teman kepada Anda dan cari tahu siapa mereka. Ingat, ada orang yang suka berpura-pura menjadi orang lain, dan terkadang sulit untuk tahu apakah mereka berkata jujur atau tidak.

Apakah kalian memiliki teman yang sama? Apakah kalian berasal dari kota yang sama? Jangan merasa tertekan untuk menolak permintaan teman dari orang yang tidak dikenal. Periksa kembali pengaturan privasi Anda agar orang yang tidak Anda kenal tidak bisa mendapatkan informasi yang Anda tidak ingin mereka tahu.

Pikirkan dulu sebelum mengirimkan sesuatu

Hal yang Anda anggap sebagai lelucon bisa jadi menyakitkan bagi orang lain. Pikirkan baik-baik sebelum Anda menekan tombol ‘kirim’, terutama ketika Anda sedang marah atau kesal. Begitu Anda membagikan pesan, foto, atau video, sulit untuk mengontrol apa yang terjadi selanjutnya. Menghapus postingan Anda juga hampir tidak mungkin. 

Dan ingatlah, Anda memiliki hak atas privasi dan begitu pula orang lain. Kita tidak dianjurkan untuk masuk ke dalam akun orang lain atau menggunakan ponsel mereka tanpa izin.

Pikirkan dulu sebelum membagikan sesuatu

Anda bisa mengubah pengaturan privasi di akun media sosial Anda untuk mengontrol siapa yang dapat melihat informasi Anda, termasuk tempat-tempat yang pernah Anda datangi.

Pikirkan baik-baik apa yang akan Anda bagikan dan dengan siapa saja. Jangan membagikan informasi pribadi, seperti alamat, nomor telepon, atau data bank. Dan pastikan jangan pernah membagikan kata sandi Anda kepada siapapun. Jika pengaturan privasi Anda tidak aman, siapapun bisa melihat informasi Anda. 

Selain hal-hal di atas, Anda juga bisa berkontribusi secara positif di ruang siber, dengan melakukan hal-hal berikut ini. 

Mengelola identitas dengan baik

Mengelola identitas digital dengan baik, tidak hanya akan melindungi identitas online Anda tapi juga dapat mencegah dari ancaman kejahatan siber. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan, dilansir dari National Cyber Security Alliance. 

1. Siapkan beberapa identitas online

2. Gunakan password yang kuat

3. Aktifkan two factor authentication atau verifikasi dua langkah. 

4. Hindari penggunaan Wifi umum

5. Jangan sembarangan memberikan data pribadi di internet. 

Membagikan konten positif

Membagikan konten positif di media sosial akan memberikan banyak manfaat. Selain reputasi online Anda menjadi lebih positif, membagikan konten positif juga akan meninggalkan jejak digital yang baik, yang dapat membantu dalam membangun karier dan menghindari masalah di kemudian hari. 

Menghindari komen negatif

Pikirkan dulu sebelum berkomentar, sebaiknya hindari komentar bernada negatif, seperti berkata kasar, menjurus pada pornografi atau yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan). 

Berinteraksi di dunia maya atau ruang siber sama halnya seperti di dunia nyata, ada etika yang harus dijalankan agar Anda tetap aman berinternet dan menghindari masalah di kemudian hari.

Artikel Sebelumnya