Edukasi

8 Cara Buktiin Berita Hoax, Jangan Sampai Ketipu!

Berita hoax makin merajalela di internet. Baik di medsos, di broadcast lewat aplikasi chating, atau bisa juga disebar dalam bentuk artikel berita yang dibuat dalam bentuk blog atau mengatasnamakan dirinya sebagai portal berita.

Kalau kamu membaca atau mendapat berita tertentu, jangan langsung percaya, ya. Cek dulu keaslian berita tersebut. Takutnya, itu cuma berita hoax yang gak ada nilai kebenarannya sama sekali. Apalagi kalau judulnya provokatif, yang kayak gini harus kamu waspadai.

Terus, gimana caranya biar tahu itu berita benar atau hoax? Nah, kalau kamu nemuin berita yang mencurigakan, sebelum kamu sebar, ada baiknya kamu cek terlebih dahulu. Kamu bisa mengeceknya pakai cara-cara berikut ini.

1. Nemu judul provokatif atau persuasif? Jangan kamu percaya
Berita hoax sering pakai judul yang provokatif, persuasif bahkan memaksa. Contohnya, Sebarkan, Viralkan, atau sejenisnya. Selain itu, biasanya berita hoax langsung nuduh ke pihak tertentu. Isinya juga cuma copas dari berita media resmi, terus diubah sesuai keinginan si pembuat hoax.

Nah, kalau kamu nemu berita atau judul kayak gini, sebaiknya kamu cari referensi berita serupa dari situs online resmi, terus bandingin isinya sama atau enggak.

2. Desain halamannya juga aneh
Biasanya, berita hoax keseluruhan katanya pakai huruf besar dan tanda seru. Menggunakan kata Heboh, karena hoax disebarkan untuk menimbulkan kehebohan dan kekacauan publik.

3. Perhatiin juga alamat situs website yang kamu baca
Kalau kamu dapat informasi dari website atau mencantumkan link, perhatiin alamat URL situs tersebut. Kalau, asalnya dari situs yang belum kedaftar sebagai institusi pers resmi, informasinya bisa dibilang masih meragukan.

4. Periksa faktanya dulu, jangan langsung percaya
Jangan langsung percaya kalau informasi yang kamu dapat berasal dari pegiat ormas, tokoh politik atau pengamat. Kamu harus perhatikan sumber beritanya. Apalagi kalau berita tersebut cuma mencantumkan satu sumber.

Coba kamu verifikasi sumber dan konten berita dengan mencarinya di Google. Cantumin kata hoax di belakang kalimat pencarian kamu. Biasanya, kalau hoax, bakal muncul artikel pembahasan terkait.

5. Informasinya enggak jelas
Informasi waktu, tempat dan lokasinya enggak jelas. Bahkan, mencatut nama tokoh palsu.

6. Isinya cuma opini
Berita hoax cenderung hanya berisi opini yang bersifat subyektif, bukan fakta atau sejarah.

7. Cek fotonya asli apa enggak

Zaman sekarang, foto sama video gampang banget diedit dan dimanipulasi. Buat ngecek keasliannya, kamu bisa pakai Google. Caranya, drag and drop gambar ke Google Images. Nah, hasilnya bakal menyajikan gambar-gambar serupa yang bisa kamu bandingkan. Kamu juga bisa ngecek artikel hoax dengan mendownloap aplikasi khusus, namanya Hoax Analyzer.

8. Gabung grup anti-hoax

Di Facebook, banyak banget Fanpage dan grup anti-hoax, kamu bisa gabung di situ. Kamu juga bisa menanyakan apakah berita yang kamu dapat asli atau hoax.

Nah, kalau kamu nemu berita hoax, kamu juga bisa ngelaporinnya lho. Bisa lewat Facebook, Google, Twitter atau Instagram. Kalau kamu nemu berita hoax-nya lewat Facebook, kamu bisa pakai fitur Report Status, Google pakai fitur Feedback, Twitter pakai Report Tweet, begitupun dengan Instagram.

Tapi, kalau dirasa itu aja belum cukup dan kamu ingin bikin pelakunya jera, kamu juga bisa melaporkannya ke pihak yang berwajib. Buat langkah-langkahnya, cukup klik tautan berikut ini, ya.

Artikel Sebelumnya