Edukasi

7 Kasus Kejahatan Siber yang Menggegerkan Dunia

Hidup di zaman sekarang, rasanya enggak mungkin tanpa internet. Rasanya, hampa banget kalau enggak main internet. Chatingan, buka sosial media, belanja online, browsing, sampai menelepon pun kebanyakan orang lebih milih pakai aplikasi chating berbasis internet.

Tapi, jangan terlena main internet ya. Hati-hati dan waspada harus tetap diutamain. Bukannya apa-apa, sekarang kasus kejahatan siber semakin merajalela.
Fyi, cyber crime mulai muncul sejak 1988. Saat itu, pelakunya menciptakan virus untuk menyerang komputer dan mengakibatkan sekitar 10 persen komputer di dunia yang terkoneksi ke internet mengalami mati total, ngeri banget kan?

Nah, selain kasus tersebut, ternyata masih ada beberapa kasus lain seputar kejahatan siber yang pernah menggegerkan seluruh dunia. Yuk, cari tahu apa aja kasusnya, supaya kamu lebih aware sama cyber crime ini. Militer AS sama Google aja pernah kena lho!

1. MasterCard pernah dihack
MasterCard pernah mengalami serangan siber yang menggegerkan seluruh dunia di tahun 2005. Menurut NYTimes, 40 juta informasi akun pelanggannya di seluruh dunia pernah dicuri, karena sistem keamanannya yang rapuh.

2. Sistem komputer militer AS aja kena serangan siber
Di tahun 2008, militer AS pernah mengalami serangan siber yang bikin geger karena saking besar dan bahayanya serangan. Saat itu, USB asing yang berisi worm alias kode berbahaya dicolokkan ke laptop basis Departemen Pertahanan Timur Tengah yang terhubung ke komando pusat Amerika. Akibatnya, worm bernama agent.btz tersebut tersebar ke sistem lain. Militer Amerika membutuhkan waktu hampir 14 bulan buat ngebersihin sistem mereka dari worm ini.

3. Google juga kena serangan siber
Google juga pernah mengalami kejahatan siber pada tahun 2009 lalu. Basis data Google di China menjadi sasaran kelompok hacker. Mereka berniat mengakses dan berusaha mendapat informasi dari akun Gmail aktivis hak asasi manusia negara tersebut. Enggak mau kecolongan lagi, akhirnya Google memindahkan server mereka ke Hong Kong.

4. Data Rahasia Sony Pictures dibobol
November 2014 silam, Sony Pictures pernah jadi sasaran sekelompok hacker yang menamakan dirinya Guardians of Peace (GOP). Kelompok hacker ini diketahui telah membocorkan data rahasia dari rumah produksi tersebut. Data yang dibocorkan, di antaranya informasi pribadi karyawan, email antar karyawan, informasi gaji, salinan film Sony yang belum dirilis dan data penting lainnya.

5. Situs kencan Ashley Madison juga dibobol
Ashley Madison merupakan aplikasi kencan untuk pasangan selingkuh di Amerika. Aplikasi ini berhasil dibobol oleh hacker yang menamakan dirinya Impact Team pada 2016 lalu. Sekitar 37 juta data pengguna, seluruh data pribadi dan catatan keuangan dari aplikasi kencan ini berhasil dicuri. Anehnya, hacker tersebut tidak meminta tebusan melainkan mengancam akan menutup aplikasi ini, sebagai bentuk protes terhadap praktik perselingkuhan dalam bentuk aplikasi yang sayangnya dilegalkan oleh pemerintah di sana.

6. Peretasan 1 miliar akun Yahoo

Pada September 2016, 500 juta pengguna Yahoo dikabarkan telah diretas. Kemudian, pada 15 Desember 2017, Yahoo mengklarifikasi kabar tersebut dengan mengatakan, akun penggunanya yang telah dibobol oleh oknum tak bertanggung jawab bukanlah 500 juta melainkan 1 miliar.

7. Hacker bernama OurMine
Masih di tahun yang sama, yaitu di 2016, media massa beberapa kali memberitakan kasus peretasan yang pelakunya menamakan diri sebagai OurMine. OurMine diketahui pernah meretas game Pokemon Go, situs berita BuzzFeed dan Variety. Selain itu, OurMine juga diketahui paling sering meretas akun media sosial para petinggi industri teknologi, seperti Mark Zuckerberg, CEO Google Sundar Pichai, serta CEO Twitter Jack Dorsey.

Nah, contoh-contoh di atas adalah kasus-kasus besar yang benar-benar pernah terjadi di dunia. Kalau kamu pribadi atau orang-orang di sekitar kamu pernah mengalami kejahatan siber, kamu bisa melaporkannya, lho. Caranya gampang banget. Buat step-stepnya, kamu cukup klik link di bawah ini.

Artikel Sebelumnya